Mulai Kebun di Rumah? Ikuti Tips ini, yuk!

Di saat seperti ini, sepertinya anak-anak semakin tidak peduli dengan keadaan sekitarnya dan sibuk dengan gadget mereka. Nah, ini adalah waktunya orang tua untuk bisa mengajak anak melakukan kegiatan yang akan melatih diri mereka. Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan untuk membantu orang tua adalah berkebun.

Kenapa berkebun? Ini adalah kegiatan yang unik dan baru untuk kebanyakan anak-anak, biasanya mereka cenderung lebih semangat dalam mempelajari hal-hal baru. Selain itu berkebun juga bisa memberikan hasil, seperti sayur yang bisa dikonsumsi.

Berikut ini adalah beberapa hal yang harus dilakukan sebelum memutuskan untuk berkebun di halaman rumah.

Tips Berkebun di Halaman Rumah

1.Perhatikan Sinar Matahari

Perhatikan Sinar Matahari

Hal penting yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman adalah matahari. Tanpa adanya matahari, tanaman akan terhambat pertumbuhannya. Itulah sebabnya kenapa kita harus mengetahui di area mana dari rumah yang mendapatkan cahaya matahari yang cukup.

Jika masih kesulitan dalam menemukan cahaya matahari, bisa dengan cara menemukan tempat yang lebih tinggi dan cara lainnya.

2. Pastikan adanya Sumber Air

Pastikan adanya Sumber Air

Selain sinar matahari, tanaman juga membutuhkan air. Air yang dibutuhkan dalam berkebun tidak harus selalu air yang bersih, bisa juga air bekas cuci beras, bekas cuci sayur, bahkan air hujan, dan pastikan saja kalau air yang digunakan tidak mengandung bahan kimia.

3. Pilih Tanaman yang Merambat

Pilih Tanaman yang Merambat

Saat hendak berkebun atau menanam tanaman di area balkon rumah yang di atasnya tidak terdapat atap, disarankan untuk memilih tanaman yang merambat. Kenapa? Karena ini bisa digunakan untuk mengurangi sinar matahari yang berlebihan sewaktu-waktu.

4. Perbanyak Varian Tanaman

 Perbanyak Varian Tanaman

Ketika berkebun, pastikan tidak hanya menanam satu jenis tanaman saja. Cobalah untuk tanam sejenis tanaman herbal, atau juga tanaman rimpang, yang berbau wangi, sampai ke sayuran. Semakin banyak jenis tanaman yang dimiliki maka ini akan menimbulkan ekosistem yang baik untuk para serangga atau hewan sekitar.

5. Atur secantik Mungkin

Atur secantik Mungkin

Berkebun bukan hanya sekedar merawat tanaman dan membiarkannya tumbuh tanpa tahu nantinya dia akan seperti apa. Karena sebaiknya, kita atur tanaman-tanaman yang kita tanam baik dari sisi warna, fungsi, sampai ke estetikanya. Dengan demikian kegiatan berkebun kita menjadi terasa semakin asik.

Meski namanya berkebun, jangan sampai kebun kita tampak seperti ‘Kebon’ di mana kurang tertata dengan baik. Karena jika demikian, itu hanya akan menimbulkan penyakit baru, seperti datangnya serangga yang tidak diinginkan sampai memenuhi balkon.

6. Perhatikan Sanitasinya

Perhatikan Sanitasinya

Tips terakhir dari kami untuk yang hendak berkebun di rumah adalah harus bisa memperhatikan dengan baik sanitasi kebun rumah. Apa sih Sanitasi itu? Sanitasi merupakan perilaku untuk membersihkan dan mengendalikan populasi hama yang ada di tanaman, caranya adalah dengan membersihkan sisa tanaman yang membantu dalam mengurangi laju peningkatan populasi hama.

Tapi kita tidak selalu bisa membersihkan segala Hama yang ada, tapi setidaknya kita bisa menghilangkan hal-hal yang semakin mengundang hama untuk datang.

Itulah beberapa tips yang bisa dilakukan untuk berkebun di rumah. Kegiatan berkebun memang tampak mengasyikkan, apalagi jika dilakukan bersama dengan anggota keluarga. Namun, jangan sampai kegiatan ini hanya bertahan beberapa saat saja lalu bosan dan tinggalkan, karena nantinya tanaman yang sudah ada di kebun bisa mati kering dan malah menimbulkan masalah baru. Jadi setelah membaca artikel ini, apakah niat untuk berkebun?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *